Numfino

Kalkulator Diskon dan Harga Setelah Diskon

Masukkan harga asli dan persentase diskon, termasuk diskon tambahan, untuk melihat harga akhir, jumlah hemat, dan total diskon yang sebenarnya.

IDR
%
%Dihitung setelah diskon pertama
%
Harga akhirRp 377.370
Harga akhirRp 377.370
Anda hemat
Rp 221.630
Total diskon
37%
Harga sebelum pajak
Rp 377.370
Pajak
Rp 0
  • Anda bayarRp 377.37063%
  • Anda hematRp 221.63037%

Cara memakai kalkulator ini

  1. Isi Harga asli dengan harga sebelum diskon.
  2. Isi Diskon dengan persentase diskon pertama, misalnya 30.
  3. Isi Diskon tambahan bila ada diskon tambahan, seperti voucher atau cashback persen. Diskon ini dihitung setelah diskon pertama.
  4. Isi Pajak penjualan dengan tarif PPN bila harga belum termasuk pajak. Biarkan 0 bila sudah termasuk.

Cara kerja diskon persen

Harga setelah diskon adalah harga asli dikali satu dikurangi persentase diskon. Diskon 30% berarti Anda membayar 70% dari harga asli. Bila ada diskon kedua, diskon itu dihitung dari harga yang sudah turun, bukan dari harga asli.

Harga akhir = Harga asli × (1 − D1) × (1 − D2) × (1 + PPN);  Total diskon = 1 − (1 − D1) × (1 − D2)
  • D1 = diskon pertama (30% ditulis 0,30)
  • D2 = diskon tambahan yang berlaku setelah D1
  • PPN = tarif pajak yang dikenakan setelah diskon
  • Hemat = Harga asli − harga setelah diskon

Itulah sebabnya dua diskon tidak bisa dijumlahkan begitu saja. Diskon 30% ditambah 10% bukan 40%, melainkan sedikit di bawahnya, karena diskon kedua berlaku pada harga yang lebih kecil.

Contoh: baju Rp599.000 dengan diskon 30% plus 10%

Misalnya sebuah baju berharga Rp599.000 dengan diskon 30% dan voucher tambahan 10%. Harga akhir Rp377.370, Anda hemat Rp221.630, dan total diskon sebenarnya 37%, bukan 40%.

Bila tidak ada voucher tetapi harga belum termasuk PPN 11%, diskon 30% membuat harga sebelum pajak Rp419.300, PPN Rp46.123, dan harga akhir Rp465.423. Pajak dihitung setelah diskon.

Contoh lain: diskon 50% plus 20%

Toko sering menulis "diskon 50% + 20%" dengan kesan potongan 70%. Hitung sendiri: untuk barang Rp1.000.000, diskon 50% menjadi Rp500.000, lalu diskon 20% dari harga itu menjadi Rp400.000. Total hemat Rp600.000 atau 60%, bukan 70%.

Perbedaan 10 poin persen ini cukup besar. Selalu bandingkan harga akhir dalam rupiah, bukan jumlah persen yang tertulis.

Cara memakai hasilnya

Gunakan harga akhir untuk membandingkan toko atau marketplace. Diskon besar pada harga yang sudah dinaikkan bisa lebih mahal daripada diskon kecil pada harga normal. Catat harga normal barang sebelum membeli saat ada kampanye belanja.

Perhatikan juga syarat voucher: minimal belanja, batas maksimal potongan, dan ongkos kirim. Untuk melihat berapa laba penjual setelah diskon, buka kalkulator margin keuntungan, dan untuk menghitung pajak lihat kalkulator PPN.

Satu kebiasaan baik adalah menghitung harga per satuan. Dua produk berukuran berbeda dengan diskon berbeda sulit dibandingkan dari persentase saja, tetapi harga per gram, per liter, atau per buah langsung memperlihatkan mana yang lebih murah. Gunakan harga akhir kalkulator sebagai pembilang.

Tentukan juga apakah barang itu memang dibutuhkan. Diskon besar tetap pengeluaran bila barangnya tidak akan dipakai. Jika perlu, masukkan belanja itu ke pos keinginan pada anggaran bulanan Anda.

Kesalahan umum

Kesalahan paling umum adalah menjumlahkan dua diskon. Berikutnya, mengira batas maksimal diskon tidak ada. Banyak voucher memiliki plafon, misalnya diskon 20% maksimal Rp50.000, sehingga persentase sebenarnya lebih kecil pada belanja besar. Kalkulator ini tidak menerapkan plafon, jadi hitung manual bila voucher punya batas.

Hati-hati juga dengan harga yang sudah termasuk PPN. Jika harga di etalase sudah final, kosongkan kolom pajak agar PPN tidak terhitung dua kali.

Asumsi dan batasan

Kalkulator menghitung diskon persen berurutan satu atau dua tahap. Ia tidak menangani potongan rupiah tetap, beli satu gratis satu, ongkos kirim, biaya layanan, atau batas maksimal diskon.

Hasilnya adalah perkiraan harga akhir. Angka di keranjang belanja marketplace tetap menjadi acuan akhir.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung harga setelah diskon?

Kalikan harga asli dengan (1 − diskon). Untuk diskon 30%, kalikan 0,7.

Apakah diskon 30% ditambah 10% sama dengan 40%?

Tidak. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah turun, sehingga totalnya 37%.

PPN dihitung sebelum atau sesudah diskon?

Umumnya PPN dihitung dari harga setelah diskon. Cek struk atau keterangan harga di toko untuk kepastian.

Bagaimana menghitung persentase diskon dari dua harga?

Kurangi harga asli dengan harga akhir, bagi dengan harga asli, lalu kalikan 100%.

Mengapa total hemat bisa kurang dari yang diiklankan?

Karena diskon bertingkat tidak dijumlahkan, dan voucher sering punya batas maksimal potongan.

Sumber dan bacaan lanjutan

Terakhir ditinjau 10 Oktober 2026 · Cara kami menghitung