Cara memakai kalkulator ini
- Isi Suku bunga nominal per tahun sesuai yang dijanjikan produk.
- Pilih Periode pemajemukan: tahunan, semesteran, triwulanan, bulanan, atau harian.
- Isi Setoran, yaitu dana yang Anda tempatkan.
- Baca APY (bunga efektif per tahun), bunga setelah satu tahun, dan tabel perbandingan semua periode pemajemukan.
Apa itu bunga efektif (APY)
Bunga nominal adalah angka yang diiklankan, sedangkan bunga efektif (APY, annual percentage yield) adalah hasil sebenarnya dalam setahun setelah bunga yang cair ikut berbunga. Semakin sering dimajemukkan, semakin tinggi APY dibanding bunga nominal.
APY = (1 + r ÷ m)^m − 1- APY = bunga efektif per tahun
- r = bunga nominal per tahun dalam desimal (5% = 0,05)
- m = berapa kali dimajemukkan dalam setahun (1, 2, 4, 12, 365)
Ini penting saat membandingkan produk: dua produk dengan bunga nominal sama bisa memberikan hasil berbeda jika periode pemajemukannya berbeda.
Contoh: Rp100 juta pada bunga nominal 5%
Dengan pemajemukan bulanan, APY-nya 5,12%, sehingga bunga setelah satu tahun Rp5.116.190 dan saldo Rp105.116.190. Jika dimajemukkan tahunan, APY sama dengan bunga nominal, bunga Rp5.000.000.
Dari tabel: semesteran 5,06% (Rp5.062.500), triwulanan 5,09% (Rp5.094.534), dan harian 5,13% (Rp5.126.750). Selisih terbesar antara tahunan dan harian hanya sekitar Rp126.750 pada Rp100 juta.
Contoh perbandingan: produk A menawarkan bunga nominal 5,0% dimajemukkan bulanan, produk B menawarkan 5,1% tetapi dimajemukkan tahunan. A memberi APY 5,12%, sedangkan B tepat 5,1%, sehingga A sedikit lebih menguntungkan meski angka nominalnya lebih rendah. Selisih sekecil ini baru berarti pada dana besar atau waktu lama, jadi pajak dan biaya sering lebih menentukan.
Cara membaca hasilnya
Pada bunga rendah, pemajemukan lebih sering hanya menambah sedikit. Efeknya membesar bila bunga tinggi dan dana lama tersimpan. Pada bunga 6%, pemajemukan bulanan menghasilkan APY 6,17%.
Artinya, dalam membandingkan produk, jangan hanya melihat bunga nominalnya: lihat juga periode pemajemukan, pajak atas bunga, dan biaya. Produk dengan nominal lebih rendah bisa saja menang jika periode pemajemukannya lebih sering.
Cara memakai hasilnya untuk memutuskan
Banyak deposito membayar bunga di akhir bulan tanpa memajemukkan; maka hasil sebenarnya mendekati bunga sederhana kecuali bunga Anda tempatkan kembali. Bandingkan dengan kalkulator bunga sederhana.
Untuk melihat dampak jangka panjang dengan setoran rutin, gunakan kalkulator bunga majemuk. Untuk imbal hasil investasi yang naik-turun, pakai kalkulator CAGR.
Jika Anda menaruh dana di produk yang memajemukkan bunga otomatis (rollover), APY adalah angka yang pantas dipakai untuk perencanaan tahunan. Jika bunga ditransfer keluar tiap bulan, pakai bunga nominal untuk menghitung arus kas bulanan Anda.
Hal yang perlu dicek pada produk
- Apakah bunga dibayarkan ke rekening lain atau ditambahkan ke pokok (roll over).
- Pajak final atas bunga yang memotong hasil bersih.
- Syarat saldo minimum, biaya administrasi, dan penalti pencairan lebih awal.
- Apakah bunga tetap sepanjang tenor atau bisa berubah.
- Apakah simpanan dijamin LPS dan batas penjaminannya.
Asumsi dan batasan
Kalkulator mengasumsikan bunga nominal tetap selama satu tahun dan seluruh bunga dimajemukkan pada periode yang dipilih. Pajak, biaya, dan inflasi tidak dihitung.
Pemajemukan harian memakai 365 kali setahun. Cara bank menghitung bunga (misalnya 360 atau 365 hari, atau berdasarkan saldo terendah) bisa membuat hasil sedikit berbeda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya bunga nominal dan bunga efektif?
Bunga nominal adalah angka yang diiklankan; bunga efektif (APY) memperhitungkan pemajemukan, sehingga hasil setahun yang sebenarnya.
Mengapa APY lebih tinggi dari bunga nominal?
Karena bunga yang sudah cair di tengah tahun ikut berbunga di sisa tahun itu. Makin sering dimajemukkan, makin besar selisihnya.
Berapa APY untuk bunga nominal 5% dimajemukkan bulanan?
Sekitar 5,12%. Pada Rp100 juta, itu berarti bunga sekitar Rp5,12 juta dalam setahun.
Apakah APY sudah memperhitungkan pajak?
Belum. Pajak final atas bunga deposito dan tabungan mengurangi hasil bersih, jadi hitung juga setelah pajak.
Apakah APY sama dengan bunga efektif pada kredit?
Konsepnya mirip, yaitu bunga setelah memperhitungkan periode dan pemajemukan. Pada kredit, bunga efektif dipakai untuk membandingkan biaya pinjaman, dan biaya di muka dapat menaikkannya.