Cara memakai kalkulator ini
- Isi Pokok, yaitu jumlah awal yang dipinjam atau didepositokan.
- Isi Suku bunga per tahun dalam persen.
- Isi Tahun; boleh desimal, misalnya 1,5 untuk 18 bulan.
- Baca Total bunga, Saldo akhir, dan bandingkan dengan bunga majemuk tahunan.
Rumus bunga sederhana
Bunga sederhana dihitung hanya dari pokok awal. Bunga yang sudah terkumpul tidak ikut dibungakan lagi, sehingga bunga per tahun selalu sama dan pertumbuhannya berupa garis lurus.
I = P · r · t; A = P + I- I = total bunga
- P = pokok
- r = bunga per tahun dalam desimal (6% = 0,06)
- t = lama waktu dalam tahun
- A = saldo akhir
Rumusnya mudah dihitung tangan, itu sebabnya sering dipakai untuk pinjaman jangka pendek, obligasi dengan kupon tetap, atau utang antar-perorangan.
Cara membacanya: pada bunga 6% per tahun, setiap tahun Anda mendapat tambahan 6% dari pokok awal, entah itu tahun pertama atau tahun kesepuluh. Karena itu waktu untuk menggandakan uang hanya bergantung pada bunga, yaitu sekitar 100 dibagi bunga tahunan, misalnya 16,7 tahun pada 6%. Pada bunga majemuk, penggandaan terjadi lebih cepat.
Contoh: Rp50 juta, 6% per tahun, 3 tahun
Bunga per tahun Rp3.000.000, jadi total bunga setelah 3 tahun Rp9.000.000 dan saldo akhir Rp59.000.000.
Jika bunga yang sama dimajemukkan tahunan, bunga setelah 3 tahun menjadi Rp9.550.800, sekitar Rp550.800 lebih banyak. Selisihnya kecil di awal tetapi membesar seiring waktu.
Contoh jangka pendek: pinjaman antar-teman Rp20.000.000 dengan bunga 12% per tahun selama 6 bulan (isi 0,5 di kolom tahun) berbunga Rp1.200.000, sehingga yang harus dikembalikan Rp21.200.000.
Pada 10 tahun, perbedaannya sudah mencolok: bunga sederhana pada Rp50.000.000 dengan 6% menghasilkan Rp30.000.000, sedangkan bunga majemuk tahunan menghasilkan sekitar Rp39.542.385. Itulah alasan durasi panjang tidak cocok dihitung dengan bunga sederhana.
Bunga sederhana, flat, dan efektif
Bunga flat pada kredit kendaraan atau pinjaman konsumtif mirip bunga sederhana: bunga dihitung dari pokok awal sepanjang tenor, padahal Anda terus mencicil pokok. Karena itu bunga efektifnya jauh lebih tinggi dari angka flat.
Bila Anda ingin membandingkan penawaran kredit, ubah ke bunga efektif memakai kalkulator cicilan. Untuk tabungan, kalkulator bunga majemuk menunjukkan pertumbuhan sebenarnya bila bunga ikut diputar.
Cara memakai hasilnya untuk memutuskan
Untuk deposito atau obligasi dengan bunga dibayar berkala, bunga sederhana menggambarkan arus kas Anda. Pertanyaannya: apakah bunga yang dibayarkan Anda putar kembali atau dipakai? Jika diputar, hasil akhir mendekati bunga majemuk.
Untuk pinjaman antar-pribadi, sepakati secara tertulis cara menghitung bunga, tanggal pembayaran, dan denda agar tidak terjadi salah paham.
Kesalahan umum
- Memasukkan bunga bulanan di kolom bunga tahunan; kalikan 12 dahulu.
- Menyamakan bunga flat dengan bunga efektif.
- Lupa mengonversi bulan ke tahun (6 bulan = 0,5 tahun).
- Membandingkan produk tanpa memperhatikan pajak atas bunga.
- Menganggap bunga sederhana cocok untuk investasi jangka panjang; majemuk lebih realistis.
Asumsi dan batasan
Kalkulator mengasumsikan bunga tetap dan tidak ada setoran tambahan, pajak, atau biaya. Tabel menampilkan akumulasi bunga per tahun; untuk durasi pecahan, tahun terakhir dihitung proporsional.
Hasilnya adalah perhitungan matematis. Syarat produk sebenarnya ada pada perjanjian dengan bank atau pemberi pinjaman.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana rumus bunga sederhana?
Bunga = pokok × bunga per tahun × lama tahun. Pada Rp50 juta, 6%, dan 3 tahun, bunganya Rp9 juta.
Apa bedanya bunga sederhana dan majemuk?
Bunga sederhana tidak dibungakan lagi, sedangkan majemuk ikut berbunga. Dalam jangka panjang, majemuk menghasilkan jauh lebih banyak.
Apakah bunga flat sama dengan bunga sederhana?
Cara hitungnya serupa, yaitu dari pokok awal, tetapi pada kredit pokok terus berkurang, sehingga bunga efektifnya lebih tinggi dari angka flat.
Bagaimana jika waktunya dalam bulan?
Bagi bulan dengan 12 dan isikan hasilnya di kolom tahun, misalnya 18 bulan menjadi 1,5.
Kapan bunga sederhana dipakai?
Pada pinjaman jangka pendek, obligasi dengan kupon tetap, dan perjanjian utang pribadi. Untuk tabungan jangka panjang, bunga majemuk lebih mendekati kenyataan.