Numfino

Kalkulator ROI (Return on Investment)

Masukkan dana yang ditanam dan dana yang kembali untuk melihat persentase keuntungan, imbal hasil per tahun, dan kelipatan modal Anda.

IDR
IDR
tahun
Return on investment (ROI)35%
Return on investment (ROI)35%
Untung atau rugi
Rp 35.000.000
Imbal hasil tahunan
10,52%
Kelipatan modal
1,35×
  • Dana yang diinvestasikanRp 100.000.00074,1%
  • KeuntunganRp 35.000.00025,9%

Cara memakai kalkulator ini

  1. Isi Dana yang diinvestasikan, yaitu total modal awal termasuk biaya.
  2. Isi Dana yang kembali, yaitu nilai jual atau nilai akhir ditambah pendapatan yang diterima.
  3. Isi Lama investasi dalam tahun (boleh desimal).
  4. Baca ROI, Imbal hasil tahunan, Untung atau rugi, dan Kelipatan modal.

Cara menghitung ROI

ROI mengukur keuntungan relatif terhadap modal. Rumusnya membagi untung bersih dengan modal. Karena ROI tidak memperhitungkan waktu, kalkulator ini juga menghitung imbal hasil tahunan, yaitu laju pertumbuhan rata-rata geometrik per tahun.

ROI = (nilai akhir − modal) ÷ modal × 100%;   tahunan = (nilai akhir ÷ modal)^(1 ÷ tahun) − 1
  • Modal = total dana yang ditanam, termasuk biaya pembelian
  • Nilai akhir = hasil penjualan ditambah pendapatan selama memegang, dikurangi biaya
  • Tahun = lama memegang investasi

ROI sebesar 35% selama 1 tahun jauh lebih baik daripada 35% selama 10 tahun. Imbal hasil tahunan membuat dua investasi dengan durasi berbeda bisa dibandingkan.

Contoh: modal Rp100 juta menjadi Rp135 juta dalam 3 tahun

Untung Rp35.000.000, ROI 35%, kelipatan modal 1,35 kali. Imbal hasil per tahun 10,52%, bukan 35% ÷ 3 = 11,67%, karena keuntungan tiap tahun ikut berputar.

Jika hasil yang sama dicapai dalam 1 tahun, imbal hasil tahunannya 35%. Jika modal Rp100 juta menyusut menjadi Rp85 juta dalam 2 tahun, ROI −15% dengan imbal hasil tahunan sekitar −7,8%.

Ilustrasi lain: jika Anda membeli emas atau reksa dana seharga Rp100 juta dan menjualnya Rp135 juta setelah 3 tahun, lalu dikurangi biaya transaksi, ROI sebenarnya lebih rendah dari 35%. Karena itu masukkan nilai bersih setelah biaya pada kolom Dana yang kembali agar hasilnya jujur.

Yang sering terlupa dalam ROI

ROI terlihat bagus bila biaya diabaikan. Masukkan semua biaya: komisi pialang, pajak, biaya notaris, renovasi, biaya perawatan, serta uang yang tertahan. Untuk properti, sewa yang diterima termasuk dalam nilai akhir, tetapi biaya PBB dan perbaikan harus dikurangkan.

Ingat juga inflasi. Imbal hasil 5% saat inflasi 4% hanya menambah daya beli sekitar 1%. Bandingkan dengan kalkulator inflasi untuk melihat nilai riilnya.

Cara memakai hasilnya untuk memutuskan

Bandingkan imbal hasil tahunan dengan alternatif berisiko rendah, seperti deposito atau obligasi. Jika imbal hasilnya hanya sedikit di atas, risiko tambahan mungkin tak sepadan.

Untuk investasi dengan nilai yang naik-turun, hitung laju pertumbuhan majemuk di kalkulator CAGR. Untuk simulasi setoran rutin, gunakan kalkulator bunga majemuk.

Pertimbangkan juga likuiditas. Investasi dengan ROI tinggi tetapi sulit dicairkan, seperti tanah atau usaha sendiri, menuntut kompensasi lebih besar dibanding yang bisa dijual kapan saja.

Kesalahan umum

  • Membandingkan ROI tanpa melihat lama investasi.
  • Mengabaikan biaya transaksi, pajak, dan biaya perawatan.
  • Tidak memasukkan pendapatan seperti dividen atau sewa ke nilai akhir.
  • Menganggap ROI masa lalu pasti berulang.
  • Mencampur modal sendiri dan pinjaman tanpa memisahkan bunga pinjaman.

Asumsi dan batasan

Kalkulator memakai dua angka (modal dan hasil) dan lama waktu, tanpa arus kas di tengah. Jika Anda menambah atau menarik dana berkali-kali, imbal hasil sebenarnya perlu dihitung dengan metode lain seperti IRR atau XIRR.

Imbal hasil tahunan hanya terhitung bila modal dan nilai akhir positif dan lama investasi lebih dari nol. Hasil adalah angka historis atau hipotetis, bukan jaminan hasil di masa depan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana rumus ROI?

ROI = (nilai akhir − modal) ÷ modal × 100%. Modal Rp100 juta menjadi Rp135 juta berarti ROI 35%.

Apa bedanya ROI dan imbal hasil tahunan?

ROI adalah total keuntungan selama investasi; imbal hasil tahunan membaginya per tahun secara majemuk, sehingga investasi beda durasi bisa dibandingkan.

Berapa ROI yang baik?

Tergantung risiko dan durasi. Bandingkan dengan alternatif aman seperti deposito dan dengan inflasi.

Apakah ROI bisa negatif?

Bisa, bila nilai akhir lebih kecil dari modal. Pada Rp100 juta menjadi Rp85 juta, ROI-nya −15%.

Apakah kalkulator ini cocok untuk properti?

Bisa, bila Anda memasukkan semua biaya dan pendapatan sewa ke angka modal dan nilai akhir.

Sumber dan bacaan lanjutan

Terakhir ditinjau 10 Oktober 2026 · Cara kami menghitung